Setaun yang lalu saya memutuskan mengambil asuransi Unit Link yang depannya P dan belakangnya L (karena kita tidak boleh sebut merek). Saya mengambil yang bulanan sebesar 500 ribu rupiah dengan rincian 350 ribu asuransi dan 150 ribu investasi. namun pada tanggal 9 Mei 2011 kemarin, saya mantap untuk menutup polis asuransi saya,,,,
Ada beberapa alasan saya menutup asuransi unit link. yang pertama, saya membeli asuransi tersebut karena ditawari oleh teman karena saya belum mengerti produk yang saya butuhkan. Agen tersebut juga tidak memberikan saran yang obyektif dan alternatif lain karena dia hanya jual unit link.
Kedua, saya merasa proteksi yang diberikan kurang maksimal karena saya sendiri sudah dicover askes dari kantor. meskipun jumlahnya tidak banyak namun menurut saya untuk saat ini masih cukup
Ketiga, Saya membandingkan return yang saya dapat kecil sekali menurut saya apabila dibandingkan dengan Reksadana. Dengan investasi 150rb per bulan saya hanya dapat 1,8 juta selama setahun, dan uang sejumlah itulah yang ditransfer ke saya.
Memang apabila saya tutup, saya akan rugi. Namun apabila saya teruskan, saya akan mengalami kerugian yang lebih banyak. Maka dengan mantap saya akhirnya ngobrol dengan agen saya dan minta untuk ditutup. Untuk perbandingan head to head antara unit link dan reksadana bisa klik di situs mas priyadi di http://goo.gl/Al1DL dan perhitungannya di http://goo.gl/2b2qa disana beliau membahas kenapa kita tidak disarankan membeli Unit Link dan data yang disajikan secara perhitungan.
belajarlah pada pengalaman saya dan banyak teman-teman lain, jangan pernah beli asuransi Unit Link apabila anda tidak paham benar
Mungkin bapak/ibu lebih tepat menggunakan asuransi jenis tradisional / gabungan. Kebetulan saya sendiri agent asuransi dari S****slife. Bila bapak/ibu berminat mengetahui lebih detail, dapat menghubungi saya di 083893287288.. Trims.
unit asuransi apa tuh? prolink ? merk peripheral komputer…
Saya dapat UL dengan bayar 500 per bulan (6 juta setahun) dapat manfaat UP jiwa 450 juta ditambah riders:
1. Sakit kritis 300 juta
2. Kecelakaan 300 juta
3. Cacat total 300 juta
4. Payor 6 juta per tahun
Pada tahun ke-10 uang saya balik modal (62 juta lebih) dengan catatan asumsi investasi 18 % terpenuhi.
RIder kesehatan tidak saya ambil karena sudah punya kartu dari kantor.
Saya pikir manfaat ini sangat besar. Belum tentu jika ambil terpisah bisa dapat sebesar ini. Apalagi UL ini masa berlakunya seumur hidup (sampai 100 tahun), dengan catatan dana tabungan tidak diambil seluruhnya.
Demikian sekadar sharing.
menurut saya pribadi, UL punya mas asep bagus,,, punya saya cuma 100 juta mas dengan pembayaran premi yang sama
dan ridernya pun gak sebanyak itu,,,
makanya saya tutup karena tidak sesuai dengan kebutuhan proteksi saya
boleh di share mas asuransi apa yang digunakan,,, lewat japri aja ya mas,,
di devino.rizki@gmail.com
Boleh Bung. Sudah saya kirim emailnya. Salam kenal.
Salam kenal juga mas asep,,,,
Di sini sy sharing ttg UL yg saya ambil: http://bermenschool.wordpress.com/2011/10/17/6-alasan-membeli-unit-link-plus-3-catatan/. Terima kasih.
Pagi Mas Devino
Boleh di emailkan rincian berapa nilai tunai yg didapet jika menutup UL, saia berniat menutup UL saia, karena setelah saya baca lagid engan teliti nilai UP dasar dan UP riders kecil dengan premi 500 ribu perbulan.
Sekarang sudah berjalan 20 bulan. Pengen nutup UL ini. Kira2 berapa ya nilai tunai yg saia dapat kalo nih UL ditutp? Boleh email?? mungkin aja kondisinya sama.
boleh dijapri saja mas adit?
kebetulan saya juga sebagai personal financial advisor
komunikasi via japri ya pak
Mas Adit, kalau boleh saran, sebelum ditutup coba hubungi agennya apakah UP di UL-nya bisa diupgrade (dimaksimalkan manfaatnya). Biasanya bisa. Soalnya kalau ditutup skrg pasti rugi cukup besar, sedangkan kalau sudah 20 bulan, berarti premi yg kena biaya akuisisi besar tinggal 4 bulan lagi. Mulai tahun ketiga dst, biaya akuisisi telah jauh lebih kecil. Terima kasih.
Kalau menurut pendapat saya pribadi tidak ada alasan untuk meneruskan Unit Link, karena diputus rugi dan diteruskan juga lebih rugi. Udah tahu rugi kok diteruskan. Perbandingan antara kedua pilihan tersebut dapat dihitung.
Bung Devino, numpang sharing lagi nih, tentang perbandingan antara unit link dan term life. Semoga bermanfaat. Terima kasih. http://bermenschool.wordpress.com/2011/10/26/unit-link-dan-term-life-dalam-perbandingan/
Kalau nggak ditutup tapi nggak dibayar2, nantinya bisa non aktif sendiri nggak sih vino? Blognya OK bgt, informatif. Thx yaa
makasih mela udah visit,,,
kan dia tiap bulan ada biaya asuransi yang timbul, kalo memang gak dibayar biaya itu akan mengurangi porsi investasi yang ada. Jadi lama-lama abis :p
kalo bisa sih ditutup aja jadi nilai tunai bisa diambil kalo masih ada,,,,
nggak harus melalui agen kok nutupnya, harusnya lewat kantor pusat bisa