9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (2)

5. Sebelum memasuki masa pensiun, biasakanlah mempunyai dana darurat proporsional terhadap kebutuhan dan tanggungan. Minimal cukup untuk menutupi 6 bulan pengeluaran, apabila lebih banyak lebih bagus. Namun terlalu banyak juga tidak disarankan, kebutuhan 12 sampai 18 bulan maksimal disarankan.

6.  Evaluasi sumber penghasilan Anda. Anda sudah tahu apa yang akan Anda habiskan setiap bulan. Sekarang mencari tahu di mana uang itu akan datang dari. Akan lebih baik apabila anda sudah berinvestasi sehingga sudah terbentuk dana pensiun yang cukup.

7.  Merevisi strategi investasi Anda. Cara Anda sudah menangani investasi Anda selama 30 tahun terakhir tidak bagaimana Anda harus menangani mereka selama 30 berikutnya. Sambil mempersiapkan pensiun, Anda berfokus pada akumulasi aset. Ketika Anda berada di pensiun, Anda perlu fokus pada penghasilan dan sejalan dengan peningkatan biaya hidup. Aset harus fleksibel dan cair sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda yang mendadak. Kata-kata baru akan memasuki kosakata Anda: rollovers (pensiun dibayar per bulan) dan lump sum (pensiun dibayar sekaligus).

8.  Apakah anda mempunyai wasiat? Bagaimana dengan harta anda apabila tiba-tiba dipanggil Tuhan YME? Apabila anda Muslim anda terikat dengan hukum waris dalam Islam, tapi apakah dengan begitu semua beres? Belum tentu, banyak keluarga yang tercerai berai karena masalah warisan. Cobalah kumpulkan dokumen-dokumen, serifikat, surat berharga, dll untuk dikomunikasikan kepada notaris dan anak-anak anda agar tercatat dan ahli waris tidak bingung dengan harta anda apabila ditinggal secara mendadak.

9.  Mungkin hal yang paling penting dari semua di atas. Jika Anda tidak bersemangat tentang pensiun, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Banyak orang cepat menjadi bosan setelah pensiun. Tidak apa-apa – bahkan menarik – untuk kembali ke sekolah atau tempat kerja. Banyak yang melakukan hal ini, sering sekali bidang baru. Bahkan Paman istri saya, bule Australia yang telah berumur 70 lebih berkata “Dont stop working, it makes us keep moving and thinking thet keep you young”

sumber:http://www.ricedelman.com/cs/education/article?articleId=318&titleParam=Top%20Ten%20Things%20to%20Do%20Before%20Retiring

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under perencanaan keuangan

9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (1)

Berikut yang sebaiknya anda lakukan, ketika anda mulai mempersiapkan masa pensiun anda. Persiapan pensiun lebih awal lebih baik, oleh karena persiapkan pensiun anda sedini mungkin.

1.  Tentukan bagaimana Anda akan menghabiskan waktu Anda. Apa yang akan Anda lakukan selama 6 sampai 12 bulan awal di masa pensiun, dan apa yang Anda rencanakan untuk lakukan untuk sisa hidup pensiun Anda? Apakah anda sudah ada usaha dan tetap ingin menjalankan usaha tersebut, bekerja paruh waktu yang tidak terlalu berat yang mengandalkan pengalaman kerja selama ini, atau ingin pensiun penuh nyambi momong cucu? Semua adalah pilihan hidup dan terdapat konsekuensi masing-masing. Dampak keputusan ini dalam merencanakan dana pensiun sangat krusial karena berpengaruh pada besarnya kebutuhan dana pensiun.

2.  Tentukan gaya hidup anda setelah pensiun, apakah sama dengan gaya hidup sekarang atau dengan beberapa penyesuaian. Jangan lupa untuk menyertakan pengeluaran periodik seperti hadiah, liburan, pajak, sebuah mobil baru sesekali, dan keadaan darurat. Tentunya dengan faktor inflasi uang yang semakin tinggi, maka jumlah nominal tentu tidak sama dengan dengan nominal sekarang. Tapi semuanya dapat dihitung dan dapat menjadi dasar untuk menentukan besaran kebutuhan bulanan Anda saat pensiun.

3. Antisipasi biaya-biaya kesehatan, karena di masa senja gangguan kesehatan akan makin banyak otomatis biaya kesehatan juga semakin meningkat. Apabila pemberi kerja masih memberikan tunjangan kesehatan maka akan lebih baik, namun apabila tidak mungkin bisa segera disiapkan dana kesehatan hari tua dengan melakukan investasi. Kenapa tidak membeli asuransi? Karena tidak asuransi yang mengkover hari tua, kalaupun ada maka harganya sangat mahal sekali dan tidak sesuai kebutuhan.

4.  Rencanakanlah kebutuhan dengan baik, karena banyak yang kaget karena susah mendapatkan pinjaman setelah pensiun, atau dikenakan bunga atau margin yang lebih tinggi. Hal ini  karena tidak banyak lembaga keuangan menganggap memberi pinjaman kepada pensiunan karena dianggap berisiko tinggi.

Untuk lanjutannya tunggu posting selanjutnya yaaa,,,

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under perencanaan keuangan

Prihatin Nasib Dokter di Indonesia

Yang pertama kali terbayang oleh saya saat mendengar profesi dokter adalah profesi yang mulia, sekolahnya mahal dan susah. Hanya orang terpilih yang bisa sekolah di Fakultas Kedokteran, karena passing grade masuk tinggi dan uang pangkal yang biasanya PALING MAHAL diantara fakultas yang lain. Kalo kata kawan saya di Malang, masuknya susah keluarnya juga susah. Ketika sudah lulus, dengan risiko pekerjaan yang sangat besar seperti Malpraktik atau Tertular Penyakit Menular dari pasien tetapi penghasilan tidak sebanding dengan tingkat kesulitan Sekolah dan Risiko Pekerjaannya. Bahkan di artikel Jawa Pos ini mengungkapkan bahwa 70% dokter anggota IDI tidak sejahtera.

Menurut yang dilakukan di artikel “Orang Yang Disebut Dokter Umum” gaji dokter di klinik/RS Swasta adalah 150-300 ribu rupiah per hari dengan jam kerja 8 hingga 24 jam sehari tetapi ada juga yang berkerja 3 x 24 jam seminggu namun hanya menerima penghasilan 900 ribu per bulan. Teman istri saya juga buka klinik dengan uang duduk 14o ribu untuk 12 jam kerja sehari, nominal tersebut terlihat kecil namun cukup tinggi daripada pasaran yang ada. Rata-rata sekitar 200 ribu untuk jaga 24 jam penuh.

Untuk di kota besar memang persaingan klinik kesehatan sangat ketat dan banyak sehingga pasiennya pun berkurang, hal ini yang menyebabkan gaji dokter menjadi murah karena klinik/RS tidak sanggup membayar mahal. Lalu bagaimana dengan di daerah? Menurut pengalaman Kakak Ipar paman saya, apabila praktek di puskesmas daerah tujuannya adalah mengabdi. Dimana dengan penghasilan pas-pasan dan pasiennya yang rata-rata dari penduduk kurang mampu, sehingga dokter biasanya dibayar dengan beras dan buah-buahan hasil bumi. Namun secara umum kondisinya lebih baik daripada dokter umum di kota besar dengan tuntutan hidup yang begitu besar, sedangkan di daerah hidup lebih tenang. Sedangkan dokter PTT yang di daerah Terpencil berkisar antara 1.8 jt dan Sangat Terpencil sekitar 6.7 jt dan beberapa daerah yang memberikan Insentif, namun pembayarannya pun sering nunggak hingga 3 bulan lebih dan belum dipotong biaya hidup yang mahal. Masih ingat kasus di Jakarta pasien di Puskesmas dan RSUD membludak karena digratiskan, sedangkan infrastruktur belum memadai hingga tidak tertangani. Siapa yang disalahkan? Dokter dianggap arogan karena tidak menerima pasien, padahal memang sudah penuh dan tidak dapat menampung.

Bisa terbayang, keluarga menengah yang membanting tulang untuk membayar kuliah anaknya di FK dengan harapan tinggi, namun mereka lupa bahwa zaman sudah berubah. Suplai dokter umum  sudah banyak dan pemerintah kurang memperhatikan kesejahteraannya.  Oleh karena itu dokter sebenarnya perlu dibekali dengan ilmu kewirausahaan dan branding, agar dapat memasarkan keahliannya dengan cara berbeda. Seperti membuka klinik kecantikan, laboratorium, atau klinik kerjasama dengan asuransi, menyesuaikan dengan kebutuhan pasar di daerahnya.

Kesimpulannya adalah zaman sekarang apabila mencari uang maka janganlah jadi dokter umum biasa, tapi jadilah dokter yang pandai memanfaatkan peluang atau dokter spesialis.

Demikian, mohon maaf apabila pernyataan yang mengganggu atau menyinggung

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under sightseeing

Dont ALWAYS Listen What People Say

Dalam sebuah riwayat diceritakan, Luqman dan anaknya berniat menjual keledai di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Luqman menaiki punggung keledai sementara anaknya berjalan menuntun keledai. Di perjalanan, orang-orang mencibir, “Dasar orang tua tak tahu diri, ia enak-enakan duduk di atas keledai sementara anaknya berjalan di padang pasir yang terik.” Luqman dan anaknya lalu bertukar tempat. Luqman menuntun keledai sedangkan anaknya duduk di atas keledai. Di perjalanan, orang-orang mencibir lagi, “Anak durhaka, enak-enakan duduk di atas keledai sementara orang tuanya berjalan kaki.”

Sekarang Luqman dan anaknya sama-sama duduk di atas punggung keledai. Di perjalanan, orang lain berkomentar, “Dasar gila, tak punya rasa kasihan, hewan lemah begitu dinaiki dua orang sekaligus.” Kemudian Luqman turun dan mencari sebatang kayu yang agak panjang. Diikatlah kaki keledai depan dan belakang, lalu mereka masukkan kayu di antara kaki keledai tadi untuk menggotong. Mereka melanjutkan perjalanan sambil menggotong keledai. Tak lama, orang mencibir, “Dasar gila, keledai hidup kok digotong seperti mati?”

Akhirnya mereka menurunkan keledai dan melepaskan ikatannya. Sekarang mereka berjalan bertiga: Luqman, anaknya, dan keledai. Tapi apa lacur. Seseorang yang mereka temui kemudian malah berkomentar, ”Dasar bapak dan anak sama bodoh dengan keledainya. Ada kendaraan kok tidak dinaiki?” Itulah manusia, yang pada umumnya punya sifat sok tahu, namun juga bodoh, dan keras kepala. Dan lingkungan mengkondisikan demikian. Celaka sudah.

Menurut tulisan Mas Nofie Iman, most people are ordinary. Kebanyakan orang biasa-biasa saja. Ikutilah omongan orang-orang di sekeliling Anda, maka Anda akan jadi orang biasa-biasa saja. Tetapi kalau Anda punya keyakinan tinggi, Anda punya gagasan cemerlang, Anda merasa bisa membawa pengaruh bagi lingkungan Anda, Anda merasa bisa memberi impact lebih bagi dunia ini, maka go for it. Abaikan orang-orang di sekeliling Anda yang cuma bisa mencibir dan berkata nyinyir.

Wassalam

Sumber: http://nofieiman.com/average-vs-extraordinary/

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under career, piece of mind

Asuransi Kesehatan Untuk Hari Tua

Selamat Hari Jumat semuanya, semoga di hari kecepit ini kita tetap semangat bekerja dan berkarya.

Beberapa waktu yang lalu, ada yang bertanya apakah ada asuransi kesehatan yang bayar preminya mulai sekarang namun mulai berlaku saat sudah tua. Karena saat ini yang bersangkutan masih dikover penuh oleh perusahaan tempat bekerja, namun perlindungan tersebut berhenti pada saat pensiun dan tidak dapat diperpanjang sendiri. Setelah melakukan survei kecil-kecilan, di Indonesia belum ada produk asuransi seperti itu. Yang tersedia adalah asuransi yang berlaku dari saat pembayaran premi hingga usia 99 tahun, namun disamping preminya yang mahal nilai pertanggungan kesehatannya saya rasa tidak akan sesuai dengan harapan karena akan terus tergerus inflasi.

Kalo di Amerika Serikat, Britania Raya, dan Kanada terdapat produk yang bernama Long Term Care Insurance. Individu yang membutuhkan asuransi ini bukan yang sakit secara umum, tetapi yang tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari sendiri seperti memakai baju, mandi, makan, buang air, atau berjalan. Sehingga apabila tidak ada sanak saudara atau tidak mau merepotkan orang lain maka itu fungsi Long Term Care InsuranceYang dibutuhkan adalah asuransi kesehatan untuk hari tua, namun saya rasa konsepnya mirip Long Term Care Insurance tetapi yang diajukan adalah layanan kesehatan dalam arti Perawatan untuk Rawat Inap dll.

Karena tidak ada asuransi yang mengakomodir kebutuhan asuransi seperti itu, maka saya rekomendasikan untuk membentuk Dana Kesehatan Hari Tua dengan menyisihkan sebagian penghasilan bulanan dalam investasi jangka panjang yang diharapkan dapat  menjadi dana cadangan untuk menggantikan peran asuransi kesehatan, karena kita tau semakin bertambah umur semakin rentan kita terhadap penyakit terutama penyakit degeneratif.

Demikian tulisan saya, semoga membantu

Wassalam

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under asuransi

Pengalaman Kurang Baik dengan Commuter Line

Pada hari Sabtu lalu saya mengantar istri praktek ke kliniknya di daerah Kalideres. Saya berpikir untuk naik Commuter Line lewat Kalibata, karena apabila naik busway memakan waktu sekitar 2 jam, saya kira naik kereta akan lebih cepat. Akhirnya googling dan dapat bahwa ternyata harus turun dulu lewat Stasiun Duri baru naik yang jurusan Tangerang. Untuk jadwal saya menggunakan aplikasi Android Komutta. Lanjut membaca

4 Komentar

Filed under piece of mind

Download Attasshil 4.2, Software Ilmu Waris

Kematian merupakan sebuah keniscayaan bagi seluruh makhluk yang bernyawa. Saat kematian itu datang, ada perkara penting dalam Islam yang harus dilakukan yaitu membagi warisan bahkan dalam situs ini dikatakan begitu besar derajat Ilmu Faraidh bagi umat Islam sehingga oleh sebagian besar ulama dikatakan sebagai separoh Ilmu.

Hal ini didasarkan kepada hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ahmad, Nasa’i dan Daru Quthni:
“Pelajarilah Al-Qur’an dan ajarkanlah kepada orang-orang, pelajarilah ilmu faraidh dan ajarkanlah ilmu itu kepada orang-orang, karena aku adalah manusia yang akan direnggut (wafat), sesungguhnya ilmu itu akan dicabut dan akan timbul fitnah hingga kelak ada dua orang berselisihan mengenai pembagian warisan, namun tidak ada orang yang memutuskan perkara mereka”. Lanjut membaca

Tinggalkan Sebuah Komentar

Filed under perencanaan keuangan